slide warta

Gelar IPF 2017, PERHUMAS Muda Malang ingin terapkan kearifan lokal dalam PR

Berupaya mengutip kearifan lokal dalam penerapan program public relations (PR), PERHUMAS Muda Malang gelar Indonesia Public Relation Forum (IPF).

Malang – Berupaya mengutip kearifan lokal yang ada di Indonesia dalam penerapan program-program public relations (PR), PERHUMAS Muda Indonesia Malang Raya menggelar Indonesia Public Relations Forum (IPF) 2017 di Balai Kota Among Tani, Sabtu (20/5). Mengusung tema ‘Indonesia Culture in Public Relation Program’, kegiatan ini diikuti oleh 150 peserta yang terdiri dari anggota PERHUMAS Indonesia, mahasiswa, dan praktisi PR.

Made Dwi Pradnya, Ketua Pelaksana Kegiatan ini menjelaskan, tema yang diusung kali ini membahas tentang kearifan lokal yang ada di Indonesia dan penerapannya dalam program-program PR. ” Culturenya itu lebih ke budaya Indonesia. Di sini kita berusaha untuk memunculkan program-program PR itu dengan culture dari bangsa indonesia sendiri. Sudah saatnya PR saat ini menerapkan kearifan lokal,” terangnya.

WhatsApp Image 2017-05-23 at 08.31.18

Berusaha melangkah untuk mewujudkan harapannya, acara yang digagas oleh PERHUMAS Muda Malang Raya ini pun menyuguhkan sesi edukasi. Mengemas sesi edukasi dengan talkshow, seminar dan workshop, acara ini menghadirkan sederetan pembicara yang ahli di bidangnya. Sebut saja, Dewita Annysa Curson, Lecturer of Curtin University, Lissatul Farhatiningsih, Humas Kementerian Perdagangan, Asmono Wikan, CEO PR Indonesia, dan Vishnu K Mahmud, Oglivy & Mather Indonesia.

Sementara itu, Walikota Batu, Eddy Rumpoko menyampaikan, acara IPF ini sangat penting dan bermanfaat, termasuk dalam kepemerintahan. Bagi ER, demikian biasa disapa, public relations menjadi penting untuk mempromosikan suatu daerah dengan perkembangan masyarakatnya. Sehingga, PR menjadi salah satu poros penting dalam pemerintahan.

image3

“Yang terpenting adalah, bagaimana PERHUMAS ini juga melihat perkembangan-perkembangan daerah, masyarakat dan pembangunan yang ada. Dan pemerintah itu pembelajaran penting bagi perkembangan PERHUMAS,” jelasnya, usai membuka acara IPF 2017 secara resmi.

Bagi ER, Humas menjadi bagian penting dalam mempromosikan kekayaan daerah. “Tidak hanya dengan aktiviti yang kita miliki, tapi Humas juga memiliki corong yang positif untuk pembangunan masyarakat,” tandasnya.